” Yaumul Milad “

Hello June ! Sang bulan kelahiran yang kali ini bertepatan dengan Holy Month {Ramadhan}

PhotoGrid_1436881466754

Di tanggal 21 juni kali ini tepat berusia 17 tahun *Ciehh yang sweet seventeen

PhotoGrid_1436878711243

“Dear Allah… Make me the people who ever grateful for sustenance and grace that you give..”

Dear Allah … Forgive my parents Humble my voice for them Decent what I said in front of them Soften my character to them and Soften my heart to them ……

Dear Allah … Give them the best possible reply on their upbringing to me and a great reward above the affection they bestowed to me, and save them as they take care of me ..”

Berbagai macam ucapan serta doa berhembus masuk dan berhasil menghiasi akun social mediaku bagaikan air yang mengalir begitu deras disebuah sungai..

Terimakasih kepada teman-teman sekalian yang sudah menyempatkan waktunya untuk mengirimkan ucapan serta doannya..Kalian yang terbaik *Hug*

 cats

Standard

” Just Like That ? “

cover JFS

Dengan perlahan-lahan sekumpulan cahaya yang terang benderang itu mulai meninggalkan tempat umpatannya menuju langit biru yang berbagai gumpalan awan putih pun ikut turut serta didalamnya…

“Ketika hati telah terisi seseorang, maka orang lain tidak dapat mengisi hati itu”

-Greatest Love

Sudah sekitar setahun lamanya…seseorang yang telah berhasil mengisi hati perempuan itu tak pernah lekang sedikitpun.. “kau masih menyukainnya? Kenapa? ia Bahkan tidak pernah mempedulikan mu.. Sudahlah, move on saja! Kau sudah cukup terluka! “ Ketusnya

“Entahlah…apa kau pernah mendengarkan kalimat ini “sesuatu hal yang sulit untuk didapatkan itu akan terlihat sangat menarik” kalimat itu…adalah alasan bagiku “.

“Ahh! Hal yang selalu ingin kutanyakan…mengapa kisah mu selalu dibuntuti oleh kata-kata mutiara dalam drama? Yak! Hidup mu ini bukan drama..” gadis cerewet itu terus saja menggerutu

“Heishh…kau ini…kenapa kau tak bisa berhenti menggerutu huh? ” jawabku sembari bergegas meninggalkannya..

“Hei! Kau mau kemana?” Teriaknya yang dipenuhi kekesalan

“MASA DEPAN! “ jawabnya seraya berbalik diiringi dengan juluran lidah

“Hei!! Kau Sudah meninggalkan ku dan sekarang kau mengejekku? Huh,- “                                                                                     

***

Ia terlihat tengah sibuk merogoh-rogoh tasnya“Huh..dimana ponselku? ” katanya Setelah sekian lama merogoh tasnya

“Ah! Aku mendapatkanya!” Ucapnya Sepersekian detik mengutak-ngatik ponsel, ia kembali menggenggamnya beberapa menit dan anehnya ia malah memandang ponsel itu dengan wajah nanar… Raut wajahnya tengah menampakkan bahwa ia sedang digeluti dengan perasaan bingung dan bimbang..

“Haruskah? Tidak…tidak…tapi kan aku sudah membuatnya hehhh–”

“Okey. Tidak apa-apa…tidak dibalas pun juga tak apa😉 oke! “ pungkasnya setelah membulatkan tekad          

*Send*

Ia baru saja mengirimkan sebuah gambar kesalah satu kontaknya “Tolong dibaca! Semoga dibalas…dibalas..” ia kembali menggerutu dengan penuh harapan.

Beberapa saat kemudian . . .

Beep.. Terdengar suara bunyi yang menandakan masuknya sebuah chat… Ia terlihat begitu gugup dan senang sampai harus berjingkrak-jingkrak dengan penuh kegirangan..ia segera melirikkan kedua matanya pada ponsel yang ia genggam.. “Thanks Adeka..” itulah kalimat yang tertera di chat tersebut.

“Assa…Oke! Seperti pikiranku sebelumnya..datar dan tidak ada yang special…tapi, dilain sisi..saya rasa itu adalah ucapan terimakasihnya yang pertama kali kudengar selama ini..huh! apakah aku hanya menunggu untuk mendapatkan 2 kata yang sederhana itu darinya?…haishh melelahkan!”Tuturnya

“Hmm..ini membuatku mengingat dgn apa yang terjadi 2 bulan yang lalu…sungguh menggelikan” pikirnya dengan wajah yang dipenuhi semburat merah malu-malu

^flash back on^

Rembulan yang tengah bersinar diantara pekatnya awan hitam telah menandakan bahwa betapa larutnya malam hari ini…tepat di pukul 23.04 WITA perempuan itu masih saja terjaga

“Sedikit lagi…bertahanlah” dengusnya dengan mata yang sedikit lagi mau tertutup.. images Pukul 04.15

Dia baru saja terbangun dari tidur lelapnya ia masih saja tidak menyadarinya

“Mana ponsel ku? “ katanya sambil meraba-raba kasur

04 : 15 ? Astaga aku ketiduran! “ paniknya dengan mengucek-ngucek matanya yang sayup Dibukanya sosial media…

“Hei! Mana kalimat-kalimat ucapannya? Masa tidak ada yang tertera satupun? Inikan sudah 12 Maret…ada apa ini? ” ia semakin bingung Di kliknya kata “Profil”.

“Apa 12 MEI? Hello!! Bukan kah 12 maret? Astaga!!!! Pantasan saja…”

“Sungguh hal yang memalukan. .astaga! Untung aku terlelap semalaman dan belum sempat mengirimkannya..tak bisa dibayangkan betapa memalukannya jika aku sudah mengirimnya hhh Tuhan masih memberkatiku..Thanks GOD. Baiklah sekarang aku harus menunggu sedikit lebih lama lagi ” tuturnya Yang kemudian diikuti dengan bahasa tubuh yang hendak tertidur kembali.

^flashback off^

“Ah…benarkah akhirnya akan tetap menjadi seperti ini juga?dia memang Orang yang cukup sulit..oke,aku harus mengerti “Cinta itu tidak harus memiliki. Terkadang harus merelakan. Itu jg sebuah bentuk dari cinta” -Bride of The Century Dan “Aku akan menutup perasaanku & mendapatkan orang yg lebih baik darimu. Karena tak ada alasan bagiku untuk selalu menunggumu” -To The Beautiful You . Tapi Setidaknya kau bisa merasakan betapa “Menyakitkan, jika mengejar & menyukai seseorang yg mengatakan tidak pernah menginginkan mu” -To The Beautiful You. Dan pada akhirnya “Sekarang memang terasa sangat sulit. Tapi seiring berjalannya waktu, semua pasti akan membaik” -To The Beautiful You.

**Note : Ini adalah postingan lanjutan dari “Lentera” dan dengan kata lain ini adalah part 2-nya.

 cover jfs2

Standard

” Can’t You Stopped? “

 

 

 

cover Lentera

 

 

“Seperti sebuah lentera…disaat bersinar ia membuat ku menaruh sebuah harapan…tapi,ada kalannya juga ia redup yang dimana itu membuatku merasa kecewa…”

***

“Akhir-akhir ini pemilik bibir tebal itu sesekali menyunggingkan sebuah senyuman dihadapanku…aneh sekali., tidak seperti biasannya yang selalu saja menampakkan raut wajah yang dipenuhi dengan rasa ketidakpedulian sama sekali”

***

Disiang hari yang terasa sedikit dingin..aneh bukan? Tidak, itu karena langit ditutupi dengan awan yang sedikit berwarna gelap dari biasanya…mendung? Mungkin iya…hari itu kami masih disekolah tepatnya di kelas…kebetulan pelajaran sedang kosong lebih tepatnya gurunya tidak datang *yepppiii…

Sedikit merasa bosan dengan sesuatu yang masih saja kulakukan sedari tadi .. terduduk diatas sebuah kursi panas(?) Dengan sedikit bercuap-cuap bersama teman..Kaki ini membawaku melangkah keluar meninggalkan kelas yang sangat berisik akan celoteh para murid..kemudian tubuhku menghilang dibalik daun pintu…sejenak melirik keadaan sekitar…mataku menangkap sebuah objek yang membuatku terus ingin menatapnya lekat-lekat..yah, seseorang yang tidak lain dan tidak bukan adalah pemilik bibir tebal itu..

Menatapnya yang sedang terduduk santai sambil bergurau dengan seseorang dibalik daun pintu ini membuat perasaanku meledak.*jduarrrr duarrr Sepertinya ada kembang api yang baru saja meledak dan menyemburkan beraneka macam warna di balik dada ini. Sejemang meliriknya… seketika itu juga ia berbalik kearahku…”astaga!!! Ini membuatku gila…” Gumamku seraya menyembunyikan tubuhku dibalik pintu…

Aku kembali melihatnya…apa yang ia lakukan? Padangannya mengedar kearahku…aku ingin memastikannya kemudian kepalaku sedikit menoleh kebelakang ..tidak ada seorang pun disekitarku…”apa dia melihatku?Tidak mungkin! Ini hanya perasaanku…dia mungkin melihat sesuatu hal yang lain disekitarku…”

Mengintipnya sesekali diselingi dengan persembunyian …itulah yang kulakukan secara berulang kali..dia melihat kearahku yang di iringi dengan sebuah senyuman yang sangat jarang kulihat.. “apa ini? Berbalik dan tersenyum kearahku berulang kali…itu buatku? Kkkkk tidakkk…tidakkk “

Mungkin keesokan harinya…di jam istirahat…kami tak sengaja berpasasan. “Lagi?” Gerutuku. Kini senyuman langka(?) itu kembali ia perlihatkan ketika kami sedang berpapasan…”apa ini? Yakkk! Kau membuat ku kembali berharap..”

“Kau sangat sombong..”katanya. “Apa Sombong? Apa kau tak tahu? Kaulah yang sombong…”balasku. Sejemang ia melihatku…seakan-akan ia menatapku dengan lekat..”sungguh…tatapan itu…membuatku tak tahan..haishhh ini membuatku gila..” Sejemang ia memandangku seperti itu…membuatku tak tahan dan secepat mungkin aku mencoba menyamarkan wajahku dibalik telapak tangan…” kau tahu? Aku juga sedang berusaha menyamarkan perasaanku yang akan meledakkk ini..”

***

Di pagi hari…kami seluruh siswa telah berbondong-bondong menuju lapangan guna melaksanakan apel pagi..berpura-pura melihat keadaan sekitar yang sebenarnya mencoba untuk memanipulasi keadaan “dimana dia? Ah…aku tak melihatnya “.

Selang beberapa waktu…mata ini masih saja mencoba menoleh kesana kemari.. dan pada akhirnya “yakk dia disebelah sana…barisan belakang…” kaki ku melangkah kebelakang..mencoba berbaris sederet dengannya walaupun diantarai oleh beberapa orang…”ahh syukurlah skarang aku bisa meliriknya “

Beberapa menit kemudian…kudengar suara seseorang yang menyebut namaku menyambangi telinga ini …aku menoleh ke samping..”omo! Apa ini…?” dan seseorang itu adalah dia…sekarang ia berdiri disampingku…sedikit mengajakku berbincang “sungguh perbincangan yang hanya sekedar basa-basi. .tapi kau harus tahu…itu membuatku sedikit senang dalam kecanggungan” . Perbincangan kami pun berakhir… ia kembali pergi…”jangan pergi…tetaplah disini hhhhhh”.

***

Aku mencoba melirik layar ponselku.. icon chat! Sepertinya sebuah pesan chat telah masuk…ibu jariku dengan cepat membuka chat itu…alhasil, itu chat darinya “astaga… ini membuatku perasaanku seakan- akan terumbang-ambing diudara…ahhh” ucapku sembari tersenyum seperti orang gila.

“Kau sedang apa?” Katannya

“Itu tidak penting” balasku…*seolah-olah bersikap dingin…”sebenarnya aku ingin membalasnya dengan baik juga bertanya hal yang sama sepertimu ..tapi,aku harus berpura-pura tidak peduli”.

“Ya sudahTidak usah”balasnya “astaga…lebih dingin… menyakitkan…ahhh seharusnya aku tak berkata seperti itu tadi…sialannn” sesalku

“Ya sudahh” balasku mengakhiri chat tersebut.

Beberapa hari kemudian…Padangan yang sangat datar,dingin,dan dipenuhi dengan ketidakpedulian…itulah yang ia tampakkan…“apa ini berawal dari itu semua? Ahhh entahlah.. inilah resiko….sepertinya ia kembali layaknya sediakala..ini menyakitkan…seharusnya kau tetap redup seperti itu dan tidak pernah menyalakan sinarmu di hadapanku”.

***

Sekotak nasi dan sebungkus wafer di genggaman menemani langkahku menapaki jalan setapak yang terjal *sebenarnya sih mendaki dijalan yang penuh dengan hamparan bebatuan hohohoho ..Mendaki? Kepala pasti sedikit codong keatas…kalian tahu apa yang kali ini saya lihat? Huahaha oke saya jawab, dia adalah pemilik bibir tebal itu hohoho dia sedang berjalan dengan arah yang berlawanan denganku…sedikit canggung? Pasti.. awalnya saya sempat berfikir “Raut wajahnya pasti dipenuhi dengan ketidak pedulian lagi…baiklah,kau harus tetap redup seperti itu”

Sedikit lagi….dia berada 5 langkah dari hadapanku..ku lihat ia melemparkan sebuah senyuman tipis..”astaga! Kau menyalakan sinarmu lagi? Dan kemudian kau akan redup lagi? Yak!!” Tidak ada yg bisa dilakukan selain Membalas senyuman dan sedikit menyapannya tanpa disadari ia nyosor merebut sebungkus wafer yang sedari tadi ku genggam…”baiklah, akan ku biarkan” kataku. “Ini serius kan? Untukku? ” katannya seraya melewatiku…aku hanya sedikit menoleh sambil melanjutkan perjalanan…

1…2…3…Oke, dapat dihitung bahwa dalam sehari ini ia tersenyum kepadaku sebanyak 3 kali selama kami berpas-pasan…*untuk yg ke 2 dan 3 kaga bakal saya share😛 lagi males ngetik huhuhu “Selalu saja seperti itu… bersinar kemudian redup…selalu seperti itu, kau tahu? Itu menyessakkan! Sebaiknya kau jangan menampakkan sinarmu lagi dihadapanku!”

 “Kenapa kau bersikap seperti itu? tak bisakah kau menghentikannya?”

 

Standard

” Back To November “

 Cover Back To November

Bulan yang semula bersinar terang kini mulai berlalu pergi menghilang tanpa jejak.. berganti tugas dengan sang surya yang mulai menampakkan celah-celah sinarnya di ufuk timur..sinarnya yang begitu hangat mampu menembus pori-pori kulitku hingga dapat kurasakan betapa hangatnya sinar sang fajar…
***
Disetiap embun dan angin pagi menyapa .. ada seseorang yang ingin selalu kulihat…akan tetapi, dia tidak pernah melihatku *menyedihkan
Seseorang yang hanya bisa kulihat dalam hitungan detik! entah itu 5 detik ataupun 10 detik. Seseorang yang pernah menggoreskan sebuah kenangan indah dibulan November…dan kenangan itu….sama sekali belum bisa kuhapus *sangat sulit teman

Terkadang, dengan seiring berjalannya waktu aku ingin melupakan kenangan itu. tapi? Apa yang terjadi? Akulah selalu ditenggamkan oleh kenangan itu…untuk apa mengingatnya? Dia pasti sudah lupa..*Mirisss euyyy
Sekarang saya baru tahu…kalau perasaanku terhadapnya itu ibarat arus.. semakin kucoba melawan dan mengarungi arus itu..pasti akulah yang akan ditenggelamkannya..sia-sia bukan?

“12.11.12”
itulah kalimat angka(?) Yang selalu terngiang-ngiang difikiranku . Kalimat yang mampu membuat memoriku memutar kembali peristiwa apa yang telah terjadi pada saat itu…Tanpa kusadari bibirku kembali mengukir sebuah senyuman tipis disaat bernostalgia dengan masa lalu itu…

Ah…ini sudah hampir setahun! Tapi kenapa belum bisa terlupakan olehku? Haaa Sialan!

” Sedari tadi…dia masih saja memperhatikan bunga itu…bunga yang sudah layu…sangat layu…sudah kusam,berwarna kehitaman, dan sudah tak berbau lagi….
Kini Sorot matanya beralih ke arah Ponsel yang sedari tadi ia genggam.. ia memandang tajam ponselnya yang berisi tampilan sebuah foto” .
“Hei! Tidakkah kau mengingatnya? Bunga yang mekar di bulan November… Huh?”

Cover Memory

Standard

” Lonely Girl “

Gambar

Usikan angin yang sedang berhembus saat ini menambah hiruk pikuk keadaan kota. Aku yang tengah berbaring santai diatas hamparan rerumputan hijau yang dihiasi oleh berbagai pepohonan rindang yang menjulang tinggi keatas menambah kesejukan di sore hari…Aku sedang terdiam membisu menatap birunya langit yang dihiasi oleh indahnya arakan awan putih diangkasa..

Hanya sekedar menikmati kesendirian…yah,,inilah diriku yang selalu bergelut dengan kesendirian… Kesendirian? Suatu keadaan dimana tak ada seorangpun disekitar kita..dan juga suatu keadaan dimana kita merasa kesepian *Ibarat seseorang yang sedang dikucilkan.

Terkadang, kesendirian juga merupakan sebuah pilihan…bukan bermaksud untuk menutup diri dari dunia luar…hanya saja keadaan yang memaksaku untuk bersikap seperti itu …disisi lain, Saya hanya ingin merasakan ketenangan sejenak..dan merilekskan fikiran…tapi,jauh dari dalam benakku saya juga ingin ada orang yang datang hampiri saya saat itu …

*Kelas

Bola mataku mencoba mengintari keadaan disekitarku…tak ada yang istimewa…semua orang mempunyai kesibukan masing-masing .baiklah, dengan keadaan yang seperti itu….hari ini aku harus sendiri lagi..*Sebuah pilihan bukan? Kulekatkan sepasang earphone di kedua telingaku…arus fikiranku turut mengikuti alunan melodi lagu yang sedang kudengarkan…Entah itu lagu yang mampu membuat memori otakku kembali memutar masa lalu ataukah lagu yang mampu membuat memori otakku membayangkan suatu hal yang ingin aku lakukan di masa yang akan datang….

Kesendirian? Bagaikan seseorang yang berada di tempat Keramaian bersama orang banyak. Tapi, diantara orang yang banyak itu…hanya kita sendirilah yang terlihat berbeda dari yang lainnya..

Lonely Cover 2

Standard

” Like A Star “

cover like a star

Tidakkah kau lihat benda itu? Benda langit yang sedang bertaburan dengan takjubnya menghias langit dengan kelap-kelipnya…ditemani sang purnama yang dengan anggunnya memancarkan sinarnya. Mereka seakan-seakan sedang berkolaborasi menawarkan keindahan alam semesta di malam hari yang siap membuat siapa saja tercengang seketika …

Yah, dia itu BINTANG… sebuah benda langit yang mampu memancarkan sinarnya sendiri*bintang nyata…Kau tahu? Bintang itu sama seperti mu…”kalau dilihat dari jauh sangat indah tapi, kalau dilihat dari dekat sebenarnya tidak” *sama seperti kutipannya JB ost Dream High .

Dari kejauhan bintang terkesan indah dan sempurna dipandang mata..faktanya, bintang hanya tersusun dari helium dan gas hidrogen ….bagaimanapun itu…mereka akan tetap selalu bersinar terang karena mereka memiliki cahayanya sendiri *bintang nyata

Seseorang yang seperti bintang itu adalah kamu…seseorang yang pernah saya kagumi dan mungkin akan selalu saya kagumi.. *Selama saya masih bisa melihat bintang itu…Saya tahu.. kau hanya menganggapku sebagai orang asing…Oke, itu bukan masalah…Dan menjadi orang yang pernah kau kenal itu sudah cukup…

Seseorang yang mampu membuatku menjadi pemeluk kaktus(?) Iya..mengagumi bintang seperti kamu itu ibarat pemeluk kaktus..saya tahu kalau bintang itu tidak menyukaiku tapi saya tetap saja mengaguminya..*bukankah itu menyakitkan? Memeluk kaktus itu sakit…tapi saya tetap saja bermasa bodoh dan tetap memeluknya..*sangat bodoh bukan?

***

~Secarik Kertas yang dibalut(?) dengan sebuah amplop! Tidakkah kau mengingatnya? Tidakkah kau penasaran siapa yang menulisnya? Yah…akan kuberitahu walaupun kau tak mau mengetahuinnya…Penulisnya adalah PEREMPUAN ITU! perempuan yang memberikan surat itu sendiri kepadamu…Dia cukup berani bukan?

Flashback On

Dengan perasaan senang yang digeluti dengan sedikit kegelisahan mengiringi langkahnya menuju kearah seseorang yang entah apa keperluannya dengan orang itu…

“Ini..ada surat untukmu” Bisikknya

“Apa?” Ia memutar kepalannya kearahku sembari tersenyum tipis yang diwarnai dengan ekspresi tak percaya

“Iya…ini surat untukmu”katannya sembari menyodorkan amplop

“Oh Iya? dari siapa?’Tanyannya

“Tidak tahu…Ambil saja”

“….”Ia langsung mengambil surat yang disodorkan dan menaruhnya kedalam saku

Tanpa berkata lagi…perempuan itu membalikkan badan dan berlalu pergi meninggalkannya yang masih saja terduduk manis seorang diri…Disepanjang perjalanan yang ia lalui hanya senyuman indahlah yang terukir dibibirnya.

Flashback OFF

Perempuan itu selalu mengingatmu…

Ia selalu memanggilmu..tapi, kau tak pernah mendengarkannya

Ia selalu mengikutimu layaknya seorang stalker..

Apakah dia terobsesi terhadapmu? Mungkin saja…

Dan Perempuan itu adalah AKU

Standard

” Stories About Him “

Gambar

Bukan seorang penulis…hanya saja dia suka menulis tentang suatu hal, apalagi hal itu bersangkutan dengan kehidupannya. Seseorang yang merasa bahwa dirinya punya banyak kekurangan maka dari itu dia hanya bisa menutupinya .Ada kutipan yang mengatakan “jangan lakukan apa yang kau inginkan. Tapi, lakukanlah apa yang kau bisa” sejenak dia renungkan kata-kata itu.. dan dia rasa kata itu tidak dapat membuatnya termotivasi. Melainkan , membuatya berfikir bertolak belakang akan itu. Dan ia mengutip ” saya hanya bisa lakukan apa yang saya inginkan. Karena saya tak tahu apa yang bisa saya lakukan ” . *Sungguh seseorang yang sangat tidak punya motivasi hidup 

 

Dia seorang geminius…Menurut ramalan gemini itu :

  • Seseorang yang pada dasarnya tidak mudah mempercayai orang lain sebab sering menaruh prasangka.
  • Ambisus.
  • Moody.
  • tidak menyukai sesuatu yg tidak ikhlas dan kebohongan
  • Tidak suka dikendalikan *Dia bukan boneka
  • Suka menggebu-gebu *Dia ingin semua orang tahu kalau dia itu…..
  • Pemikir *Biar bukan hal yang penting dia akan terus memikirkannya
  • Suka menyendiri *Dia malas mencari…tapi,sebenarnya dia lagi butuh
  • Berjiwa muda
  • Tidak konsisten *Karena mudah terpengaruh
  • Sensitif *Tidak begitu amat kok
  • Emosional *Terkadang…dia juga punya batas kesabaran
  • Inuitif
  • suka cowok yang bisa ngertiin perkatannya, jujur dan dapat membuat dia bahagia *itukan dambaan setiap orang
  • Simpatik *Sama semua orang hihihihihiih
  • Gugup *Kalau otaknya buntu
  • Mudah terluka dan berjiwa sentimental.
  • Menyukai gosip & kadang-kadang Tidak berpikir sebelum mereka berbicara
  • Tidak mau kalah,pantang menyerah,jujur dan adil,ingin memberikan yg terbaik
  • Suka dengan tujuan yang nyata
  • Suka bernostalgia dengan masa lalu *Terlalu gampang flashback
  • Imaginatif
  • Suka merasa minder jika ada orang yang berkemampuan lebih darinya
  • Suka bekerja sendiri
  • Ingatannya baik *Makannya suka bernostalgia dengan masa lalu
  • Senang menekuni sesuatu tapi mendadak suka kehilangan minat *Jika hal buruk telah terjadi dan memecahkan segalannya
  • Selalu butuh Inspirator *Biar dia bisa mengikuti jejaknya
  • Ada kalanya  suka kesunyian, walau aslinya Gemini tuh orangnya rame & aseik. Terkadang Gemini suka menghabiskan waktu sendirian. *Bukannya tidak suka dengan kebersamaan
  • Kalau habis ngalamin kejadian yang nggak enak susah lupa, bakal diinget teruss teruss teruss
  • Sukar ditebak moodnya, Terkadang terlihat marah-marah  tapi 5 mnt kemudian bisa senyum-senyum sendiri tanpa ada yang tahu penyebabnya
  • kalau lagi niat habis-habisan perjuangannya, bisa lakuin puasa jajan sebulan demi bisa beli 1 barang
  • Terkadang bersifat egois, hanya mementingkan kesenangannya sendiri tanpa melihat dampaknya terhadap orang lain
  • Sosok yang susah mengambil keputusan, plin plan, rencana yang udah disusun matang-matang bisa berubah disaat-saat terakhir
  • Musik bisa bikin dia bayangin sesuatu yang bikin sedih kaya masa lalu misalnya
  • Kepengen ini, kepengen itu. Semua pengen dibeli kalo lagi kumat. Makanya nabung itu kegiatan yg lumayan susah buat Gemini
  • Gampang keganggu sama yang berisik apalagi kalo mreka lagi tidur . Bisa seketika benci sama orang yang buat mreka keganggu
  • Paling nggak bisa dikerasin.. hatinya rapuh, apa yang orang lain bilang bakal dia inget terus dan dipikirin banget
  • Pendiriannya terkadang tergantung pada pendapat orang lain, gimana enaknya. Tapi kalo masalah hati nggak bisa dipaksa
  • Terkadang dia mengagumi sesuatu/seseorang  bisa sampai tergila-gila..tapi,disaat dia sudah mendapatkannya dia akan mulai bosan atau merasa itu tidak penting lagi
  • Pendiriannya  terkadang tergantung pada pendapat orang lain, gimana enaknya. Tapi kalo masalah hati nggak bisa dipaksa

 

 

Bagaimana dengan Impian? Impiannya menjadi seseorang yang sukses dan setelah itu ingin melakukan perjalanan mengelilingi negara ginseng (korea selatan) dan bertatap muka langsung dengan sang idolanya *Khayalanmu terlalu tinggi Nak huahahaha.

Dia juga ingin punya persahabatan yang hangat sehangat cahaya rembulan, persahabatan yang saling melengkapi seperti bulan dan bintang, persahabatan yang terus mengalir(?) seperti air sungai, dan persahabatan yang selalu ada disaat kita membutuhkannya seperti lilin yang selalu menerangi kegelapan.

Standard